Skip to main content

Dilihat Polisi

Pada suatu hari seorang pria dengan tampang lesu pergi berobat ke dokter langganannya. Disana ia curhat ke dokter langgananya tersebut tentang bagaimana cara agar bila berhubungan intim dengan istri bisa jadi lebih lama. Sang dokter pun memberikan tips dengan mengatakan sebelum berhubungan lebih baik masturbasi dulu. Kebanyakan pria akan lebih lama berhubungan setelah melakukan masturbasi.

"Ya udah. Mau gimana lagi. Yang penting lama", batin pria tersebut.

Keesokan harinya selama di kantor, sang lelaki tersebut berpikir untuk mencari tempat yang pantas.

"Di kantor? Gak mungkin", pikir pria tersebut.

"Di wc kantor? Kurang nyaman".

"Di tempat parkir? Terlalu terbuka".

Akhirnya ia menemukan ide cemerlang. Dia memutuskan untuk melakukannya sepulang dari kantor siang ini.

Di perjalanan pulang, dia menepikan mobilnya di pinggir jalan. Dia keluar dan dia menyelusup ke bawah mobilnya seolah – olah ada kerusakan.

Menyadari keadaan yang sudah dirasanya agak enakan, dia kemudian membuka resletingnya, menutup mata dengan rapat dan kemudian mengurut burungnya sambil membayangkan "kejadian - kejadian indah" bersama istrinya.

Ketika dia akan "keluar", dia merasakan ada sebuah tendangan kecil di kakinya. Karena tidak mau kehilangan sensasi kenikmatan yang akan dirasakan, pria tersebut tetap menutup matanya sambil berkata:

"Ada apa?"

"Sedang ngapain di bawah situ?" sahut suara tersebut yang ternyata adalah seorang polisi.

"Tidak liat? Saya lagi memperbaiki tuas persneling dan beberapa bagian lainnya”, sahut pria tersebut. Masih dengan mata tertutup.

"O...begitu. Ya udah deh. Mumpung kamu masih di bawah situ, sekalian aja periksa rem-mu. Soalnya mobilmu udah terguling tuh lima menit yang lalu," jawab polisi tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Bengkak

Parjo menemui dokter spesialis kelamin. Katanya, “Dok, saya punya masalah, tapi Dokter harus janji dulu untuk tidak tertawa nanti yah?” “Tenang. Saya janji tidak akan tertawa. Itu melanggar sumpah kedokteranku,” jawab dokter bersahaja. Parjo langsung menurunkan celananya, burungnya ternyata kecil sekali, mungkin diameternya hanya sebesar pensil steadler 2B. Melihat barang yang hanya seadanya, dokter tak kuat menahan tawanya, dia tertawa terpingkal-pingkal, sampai berguling-guling dilantai. Beberapa menit kemudian baru dia dapat mengendalikan emosinya. “Maaf Mas. Hhh.. hh.. Saya kelepasan. Saya janji tidak akan tertawa lagi. “Nah, sekarang masalah Saudara apa?” kata dokter, berjuang keras menyembunyikan sisa tawanya. Parjo ngomong dengan nada sedih : “Burung saya sudah tiga hari bengkak begini..”

Bonus Karyawan

Budi dan Toyip sedang menunggu di ruangan boss mereka sambil main HP..Beberapa menit kemudian datanglah si boss Boss : Stop pegang HP !! (langsung mengambil HP yang sedang dipegang Budi) Boss : Kalian akan kuberikan bonus karena sudah menguntungkan perusahaan ini…. masing2 dapat 200 juta !! Budi & Toyip : Makasi boss Boss : Eits.. bukan hanya itu.. ada bonus tambahan lain.. (Datanglah seorang wanita yang sangat cantik… ke dalam ruangan) Boss : Toyip.. ini bonus tambahan untuk mu.. dia akan menemanimu selama 1 hari.. dan Toyip ( berbisik.. Kamu terserah mau ngapain aja).. bagaimana Toyip ?? Kamu mau ?? Toyip : (sambil nelen ludah dan tanpa berpikir panjang).. mau boss !! Boss : Hahaha.. ok2.. dia akan menemanimu… sekarang Budi.. sama seperti Toyip.. kamu mau bonus tambahan ini Budi ? Budi : (diam 2 menit) Tidak boss !! Boss : Hah ?.. Budi saya tau kamu sudah beristri.. tapi pikirkanlah lagi.. bagaimana jika saya beri kamu.. 2 wanita yang akan menemanimu ? Budi : (diam 2 menit) Tidak...

Kisah 2 Ekor Kutu.

2 ekor kutu yang bersahabat karib sudah lama pisah, karena Kutu kecil di Surabaya dan Kutu Besar di Bandung, lalu bertemunya di Jakarta. Kutu besar: “Lu ke sini naik apa?” Kutu kecil menggigil kedinginan menjawab: “Pesawat donk.. Gue nemplok di kumis Pilot, kebetulan AC di Cockpit kenceng banget, gue jadi kedinginan” Kutu besar memberi saran: “Lain kali, jangan milih kumis, tapi pilih pramugari aja, masuk ke dalem ROK terus merayap ke atas, disitu ada tempat yang ANGET..” Selang 5 hari, kedua kutu ketemuan lagi. Kutu kecil masih kedinginan. Kutu Besar: “Kayaknya lu gak ngikutin saran gua deh?” Kutu kecil: “Udah kok. Gue udah masuk ke dalem ROK Pramugari, emang ANGET sich, sampe² gue ketiduran! Eh..bangun² gue udah di KUMIS Pilot lagi....?