Seorang remaja laki-laki pergi ke apotek untuk membeli kondom. Si apoteker yang seorang bapak-bapak paruh baya mengatakan ada 3 jenis kondom, yang berisi 3, 6 dan 9. Ia menanyakan mana yang ingin dibeli si remaja.
Si remaja berfikir sejenak. Lalu bercerita, “Gadis ini sangat ‘hot’. Aku merasa nanti malam adalah saatnya. Kami akam makan malam bersama keluarganya, lalu kami akan pergi bercinta di pantai. ”
“Aku akan berusaha memuaskannya, sehingga ia akan menginginkanku untuk seterusnya. Jadi sebaiknya aku membeli yang berisi 9.”
Malamnya, si remaja tiba di rumah kekasihnya untuk makan malam bersama. Lalu ia meminta ijin agar bisa memimpin doa bersama dan mereka setuju. Ia pun segera memulai doanya.
Namun, doa yang ia baca sepertinya sangat panjang. Lama sekali ia menundukan wajahnya. Karena terlalu lama, akhirnya sang kekasih berbisik.
“Mengapa kau tidak pernah mengatakan bahwa kau sangat taat beragama?”
Si remaja menatap wajah kekasihnya dan berkata, “Mengapa kau tidak pernah mengatakan bahwa ayahmu bekerja di apotek?”
Comments
Post a Comment