Skip to main content

Menyelamatkan Nyawa Penumpang


Seorang wanita muda tengah manikmati perjalanannya dalam kapal pesiar. Dia sangat mengagumi kemewahan kapal itu. Baru pertama kali dia melihat kapal seperti itu.
Untuk mengenang perjalanannya dia menuliskannya dalam buku harian.

Tanggal 12:
Aku bangga bisa naik kapal megah ini. Akan kuceritakan pada semua temanku. Sayangnya aku belum mengenal kapten kapal ini. Mungkin dia sangat tampan dan gagah seperti kapal ini. Kalaupun betul akan semakin seru ceritaku dan mereka akan iri.

Tanggal 13:
Bukan hari yang sial… namun keberuntungan buatku. Aku bisa mengenal kapten kapal dan ternyata dugaanku benar ….
Dia sangat gagah dan tampan …aaah benar2 beruntungnya aku.

Tanggal 14:
Tanpa kuduga sang kapten mengajakku makan malam dan….. alamak dia juga sempat memuji kecantikannku….. Aku jadi tersanjung.

Tanggal 15:

Dia mengajakku makan malam lagi. Sang kapten ternyata nakal juga … dia mulai berani mengajakku bercinta dan menunggu jawabanku besok.

Tanggal 16:
Dia menagih janji ….. dengan jual mahal kutolak dia. (Emangnya gua apaan ….) Dia malah mengancam akan menenggelamkan kapal beserta 1200 penumpangnya.

Tanggal 17:
Pagi yang cerah ….. aku bangga bisa menyelamatkan nyawa 1200 penumpang

Tanggal 18, 19, 20:
Kuselamatkan terus nyawa 1200 penumpang. Ternyata jadi penyelamat itu asyik juga lho……………

Comments

Popular posts from this blog

Bengkak

Parjo menemui dokter spesialis kelamin. Katanya, “Dok, saya punya masalah, tapi Dokter harus janji dulu untuk tidak tertawa nanti yah?” “Tenang. Saya janji tidak akan tertawa. Itu melanggar sumpah kedokteranku,” jawab dokter bersahaja. Parjo langsung menurunkan celananya, burungnya ternyata kecil sekali, mungkin diameternya hanya sebesar pensil steadler 2B. Melihat barang yang hanya seadanya, dokter tak kuat menahan tawanya, dia tertawa terpingkal-pingkal, sampai berguling-guling dilantai. Beberapa menit kemudian baru dia dapat mengendalikan emosinya. “Maaf Mas. Hhh.. hh.. Saya kelepasan. Saya janji tidak akan tertawa lagi. “Nah, sekarang masalah Saudara apa?” kata dokter, berjuang keras menyembunyikan sisa tawanya. Parjo ngomong dengan nada sedih : “Burung saya sudah tiga hari bengkak begini..”

Bonus Karyawan

Budi dan Toyip sedang menunggu di ruangan boss mereka sambil main HP..Beberapa menit kemudian datanglah si boss Boss : Stop pegang HP !! (langsung mengambil HP yang sedang dipegang Budi) Boss : Kalian akan kuberikan bonus karena sudah menguntungkan perusahaan ini…. masing2 dapat 200 juta !! Budi & Toyip : Makasi boss Boss : Eits.. bukan hanya itu.. ada bonus tambahan lain.. (Datanglah seorang wanita yang sangat cantik… ke dalam ruangan) Boss : Toyip.. ini bonus tambahan untuk mu.. dia akan menemanimu selama 1 hari.. dan Toyip ( berbisik.. Kamu terserah mau ngapain aja).. bagaimana Toyip ?? Kamu mau ?? Toyip : (sambil nelen ludah dan tanpa berpikir panjang).. mau boss !! Boss : Hahaha.. ok2.. dia akan menemanimu… sekarang Budi.. sama seperti Toyip.. kamu mau bonus tambahan ini Budi ? Budi : (diam 2 menit) Tidak boss !! Boss : Hah ?.. Budi saya tau kamu sudah beristri.. tapi pikirkanlah lagi.. bagaimana jika saya beri kamu.. 2 wanita yang akan menemanimu ? Budi : (diam 2 menit) Tidak...

Kisah 2 Ekor Kutu.

2 ekor kutu yang bersahabat karib sudah lama pisah, karena Kutu kecil di Surabaya dan Kutu Besar di Bandung, lalu bertemunya di Jakarta. Kutu besar: “Lu ke sini naik apa?” Kutu kecil menggigil kedinginan menjawab: “Pesawat donk.. Gue nemplok di kumis Pilot, kebetulan AC di Cockpit kenceng banget, gue jadi kedinginan” Kutu besar memberi saran: “Lain kali, jangan milih kumis, tapi pilih pramugari aja, masuk ke dalem ROK terus merayap ke atas, disitu ada tempat yang ANGET..” Selang 5 hari, kedua kutu ketemuan lagi. Kutu kecil masih kedinginan. Kutu Besar: “Kayaknya lu gak ngikutin saran gua deh?” Kutu kecil: “Udah kok. Gue udah masuk ke dalem ROK Pramugari, emang ANGET sich, sampe² gue ketiduran! Eh..bangun² gue udah di KUMIS Pilot lagi....?